Workshop Sambal Pecel Madiun: Rahasia Resep Khas dan Cara Urus Izin Usaha UMKM

Workshop Colab Pecel



MADIUN – Dalam upaya melestarikan warisan kuliner tradisional sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM yang berdaya saing, sebuah workshop intensif mengenai pembuatan sambal pecel sukses digelar. Acara ini berlangsung bertempat langsung di rumah produksi Sambal Pecel "Pecelku", yang berlokasi di Djalan Tirto Manis I No. 13.

Workshop yang berlangsung produktif dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB ini menghadirkan Sutiknyo, selaku owner dari Sambal Pecel Pecelku, sebagai mentor utama. Menariknya, kegiatan pemberdayaan ekonomi ini sukses terselenggara berkat dukungan penuh dan disponsori oleh Mekaar PNM Madiun, yang berkomitmen terus mendorong kemajuan nasabah dan pelaku usaha mikro lokal.

Mengupas Rahasia Dapur hingga Legalitas Usaha

Workshop kali ini dirancang secara komprehensif dengan membagi materi menjadi dua sesi utama yang saling berkesinambungan:

1. Rahasia Racikan Sambal Pecel Khas Madiun

Pada sesi pertama, Sutiknyo membagikan ilmu yang selama ini menjadi fondasi kelezatan Sambal Pecel Pecelku. Peserta diajak melihat dan mempraktikkan langsung proses pembuatan, mulai dari:

  • Pemilihan Bahan Baku: Memilih kacang tanah berkualitas, cabai segar, daun jeruk purut, hingga asam Jawa dengan komposisi yang seimbang.
  • Teknik Penyangraian: Cara menyangrai kacang yang pas agar menghasilkan minyak alami yang optimal tanpa membuat sambal cepat tengik.
  • Proses Penggilingan & Pencampuran: Teknik memadukan bumbu rahasia agar meresap rata dan menghasilkan tekstur sambal pecel yang pas—tidak terlalu kasar namun tetap berkarakter.

2. Edukasi Perizinan Usaha (Legalitas UMKM)

Tidak hanya diajarkan cara membuat produk yang enak, Sutiknyo juga menekankan pentingnya aspek legalitas agar produk sambal pecel mampu menembus pasar yang lebih luas (seperti supermarket, pusat oleh-oleh, hingga pasar digital). Materi perizinan yang dibahas meliputi:

  • Pentingnya memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai identitas resmi pelaku usaha.
  • Langkah-langkah pengurusan Sertifikasi Halal untuk meningkatkan kepercayaan konsumen.
  • Pengenalan standar PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) agar produk terjamin keamanan pangannya.
  • "Membuat sambal pecel yang enak itu baru langkah awal. Bersama dukungan dari Mekaar PNM Madiun dan pemahaman legalitas seperti NIB atau PIRT, kita ingin para pelaku usaha rumahan bisa naik kelas dan memperluas jangkauan pasarnya." — Sutiknyo, Owner Sambal Pecel "Pecelku".

Antusiasme Peserta

Selama dua jam penuh, suasana di lokasi produksi Pecelku tampak hidup. Para peserta yang sebagian besar merupakan ibu-ibu binaan memanfaatkan sesi tanya jawab dengan mentor untuk berkonsultasi mengenai kendala produksi yang sering dihadapi, seperti cara memperpanjang daya simpan sambal pecel tanpa bahan pengawet buatan.

Melalui sinergi antara Sambal Pecel Pecelku dan Mekaar PNM Madiun ini, diharapkan para peserta tidak hanya pulang membawa keterampilan teknis, tetapi juga memiliki motivasi dan panduan yang jelas untuk melegalkan serta mengembangkan usaha mandiri mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar